Ringakasan materi IPA untuk kelas IV SD Semester 2 ini berisi materi Gaya, Energi, Perubahan Penampakan Bumi dan Langit, dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam. Ringkasan disertai gambar yang menarik dan contoh-contoh. Penjelasan singkat memberikan kemudahan untuk belajar dan menghafal.
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 08 Februari 2017
Selasa, 10 Maret 2015
Metodelogi Penelitian Pendidikan
Pengertian Metode Penelitian Pendidikan
Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara
ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Cara ilmiah
berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu
rasionalitas, empiris dan sistematis. Rasional berarti kegiatan penelitian
dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal. Empiris berarti cara-cara yang
dilakukan dapat diamati oleh indera manusia. Sistematis berarti proses dalam
penelitian menggunakan langkah-langkah yang bersifat logis. Data yang diperoleh
melalui penelitian adalah data empiris yang valid yaitu data yang menunjukkan
derajad ketepatan antara yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang
dikumpulkan oleh peneliti. Pada umumnya, data dikatakan valid jika hasil uji
dengan pengujian reliabilitas dan objektivitas data tersebut reliabel dan
objektif.
Minggu, 16 November 2014
Persegi Panjang
Dalam mengenalkan rumus luas dan keliling persegi panjang untuk siswa SD tidak seharusnya diberikan langsung secara utuh, siswa hendaknya mengetahui asal dari rumus tersebut sehingga siswa bisa cepat bisa jika diberikan soal yang berbeda jenisnya, selain itu siswa juga akan benar-benar paham apa yang dimaksud dengan luas dan keliling persegi panjang.
Senin, 30 Desember 2013
Buka Sitik edisi Pertama
Ini merupakan buletin Buka Sitik edisi pertama. Buletin ini dibuat dengan aplikasi Corel Draw. Tim Redaksi buletin: Unggul, Nurhayati, Wahyu, Angga, Dyah Galih, Fajriyati, Mukti, dan Dita.
Nurhayati,dkkKamis, 19 Desember 2013
Gumuk Pasir Pesisir Parangritis
Gumuk
Pasir di pesisir Parangtritis terletak di sebelah Tenggara Laboratorium
Geospasial. Gumuk pasir ini merupakan satu-satunya di Asia Tenggara dan dikenal
sebagai Negeri Bulan Sabit karena bentuknya yang menyerupai bentuk bulan Sabit.
Gumuk pasir merupakan reingkarnasi dari gunung pasir. Gumuk pasir bentuknya
lebih kecil dari gunung pasir, gundukan pasir ini terjadi akibat dari tiupan
angin yang kencang. Sehingga membuat pasir menumpuk dan semakin tinggi.
Gb. 2 Gumuk
Pasir Bulan Sabit
Penyebab
adanya Gumuk Pasir di pesisir parangtritis antara lain karena proses alam yang
unik,
Laboratorium Geospasial
LABORATORIUM
GEOSPASIAL
Laboratorium
ini didirikan berkat kerjasama antara badan Informasi Geospasial, Pemkab
Bantul, dan Universitas Gajah Mada Fakultas Geografi pada tahun 2002. Didirikan
di daerah pesisir pantai Depok, Parangtritis, kretek, Bantul, Yogyakarta yang
bertujuan untuk melakukan riset kolaboratif sumberdaya pesisir dan laut untuk
pengembangan IPTEK yang bebasis informasi geospasial.
Gb. 1
Laboratorium Geospasial tampak dari atas
Di
Dalam laboratorium geospasial ini terdapat enam bangunan pokok yaitu, Kantor,
kantin, mess dan tiga bangunan lainnya. Tiga bangunan ini memiliki filosofi
yang berhubungan dengan
Kamis, 28 November 2013
Transfer of Learning
a.
Arti Transfer Belajar
Istilah Tranfer belajar berasal dari bahasa inggris “ternsfer of learning” dan berarti: pemindahan atau pengalihan hasil belajar yang diperoleh dalam bidang studi yang satu ke bidang studi yang lain atau ke kehidupan sehari-hari diluar lingkup pendidikan sekolah. Pemindahan atau pengalihan ini menunjuk pada kenyataan, bahwa hasil belajar yang diperoleh, digunakan disuatu bidang atau situasi diluar lingkup bidang studi dimana hasil itu mula-mula diperoleh. Misalnya, hasil belajar studi geografi, digunakan dalam mempelajari bidang studi ekonomi; hasil belajar dicabang olahraga main bola tangan, digunakan dalam belajar main basket; hasil belajar dibidang fisika dan kimia, digunakan dalam mengatur kehidupan sehari-hari. Hasil studi yang dipindahkan atau dialihkan itu dapat berupa pengetahuan (informasi verbal), kemahiran intelektual, pengaturan kegiatan kognitif, ketrampilan motorik dan sikap. Berkat pemindahan dan pengalihan hasil belajar itu, seseorang memperoleh keuntungan atau mengalami hambatan dalam mempelajari sesuatu dibidang studi yang lain.
Istilah Tranfer belajar berasal dari bahasa inggris “ternsfer of learning” dan berarti: pemindahan atau pengalihan hasil belajar yang diperoleh dalam bidang studi yang satu ke bidang studi yang lain atau ke kehidupan sehari-hari diluar lingkup pendidikan sekolah. Pemindahan atau pengalihan ini menunjuk pada kenyataan, bahwa hasil belajar yang diperoleh, digunakan disuatu bidang atau situasi diluar lingkup bidang studi dimana hasil itu mula-mula diperoleh. Misalnya, hasil belajar studi geografi, digunakan dalam mempelajari bidang studi ekonomi; hasil belajar dicabang olahraga main bola tangan, digunakan dalam belajar main basket; hasil belajar dibidang fisika dan kimia, digunakan dalam mengatur kehidupan sehari-hari. Hasil studi yang dipindahkan atau dialihkan itu dapat berupa pengetahuan (informasi verbal), kemahiran intelektual, pengaturan kegiatan kognitif, ketrampilan motorik dan sikap. Berkat pemindahan dan pengalihan hasil belajar itu, seseorang memperoleh keuntungan atau mengalami hambatan dalam mempelajari sesuatu dibidang studi yang lain.
Rabu, 20 November 2013
Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi dilakukan untuk mempermudah dalam mempelajari makhluk hidup. Klasifikasi disusun dalam bentuk bertingkat berdasarkan banyak sedikitnya persamaan dan perbedaan yang ada pada makhluk hidup. Tingkatan-tingkatan ini disebut sebagai takson. Berikut ini merupakan Klasifikasi Makhluk Hidup dari yang tertinggi hingga yang terrendah:
- Kingdom/Regnum/Kerajaan
Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi. Semua makhluk hidup di dunia ini hanya dikelompokkan menjadi dua kingdom, yaitu kingdom Plantae dan Animalia. Karena ilmu pengetahuan semakin berkembang, saat ini makhluk hidup dikemompokkan menjadi enam kingdom, yaitu monera, Protista, Fungi, Plantae, Animalia, dan Virus.
Kamis, 14 November 2013
Teori Belajar
Teori Belajar Hmanisme
Dalam
teori belajar humanistik proses belajar harus berhulu dan bermuara pada manusia
itu sendiri. Meskipun teori ini sangat menekankan pentingnya isi dari proses
belajar, dalam kenyataan teori ini lebih banyak berbicara tentang pendidikan
dan proses belajar dalam bentuknya yang paling ideal. Dengan kata lain, teori
ini lebih tertarik pada ide belajar dalam bentuknya yang palling ideal dari
pada belajar seperti apa adanya, seperti apa yang kita amati dalam dunia
keseharian.. Teori apapun dapat dimanfaatkan asal tujuan untuk “memanusiakan
manusia” (mencapai aktualisasi diri dan sebagainya) dapat tercapai.
Dalam
teori balajar humanistik, belajar dianggap berhasil jika si pelajar memahami
lingkungannya dan dirinya sendiri. Siswa dalam proses belajarnya harus berusaha
agar lambat laun ia mampu mencapai aktualisasi diri denagn sebaik-baiknya.
Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang
pelakunya, bukan dari sudut pandang pengamatnya.
Rabu, 13 November 2013
Limas
Pengertian
Limas
Limas adalah bangun ruang yang alasnya berbentuk segi banyak (segitiga, segi
empat, segi lima atau segi-n) dan bidang/sisi tegaknya
berbentuk segitiga yang
berpotongan pada satu titik.
Sifat/Ciri
Limas
Keterampilan Berbahasa
I. Pengertian Keterampilan Berbahasa
Menurut Hoetomo MA (2005:531-532) terampil adalah cakap dalam
menyelesaikan tugas, mampu dan cekatan. Keterampilan adalah kecakapan
untuk menyelesaikan tugas. atau kecakapan yang disyaratkan. Dalam
pengertian luas, jelas bahwa setiap cara yang digunakan untuk
mengembangkan manusia, bermutu dan memiliki pengetahuan, keterampilan
dan kemampuan sebagaimana diisyaratkan (Suparno, 2001:27).
II. Jenis – Jenis Keterampilan Berbahasa
Sehubungan dengan penggunaan
bahasa, terdapat empat keterampilan dasar bahasa, yaitu mendengarkan
(menyimak), berbicara, membaca, dan menulis.
Kamis, 10 Oktober 2013
Hakikat Ketrampilan Berbahasa
A. Pengertian Ketrampilan Berbahasa
Setiap orang saling
berhubungan dengan orang lain dengan cara berkomunikasi. Mereka memiliki ketrampilan berbahasa yang berbeda-beda. Ada orang yang
memiliki ketrampilan berbahasa tinggi, sedang, dan rendah. Orang yang
memiliki ketrampilan berbahasa tinggi akan mudah mencapai tujuan
komunikasi yang ia lakukan. Ketrampilan berbahasa
adalah salah satu unsur penting yang menentukan kesuksesan dalam berkomunikasi.
komunikasi merupakan hubungan antara pengirim pesan dan penerima pesan.
Pengirim pesan menyampaikan pesan berupa pikiran, perasaan, fakta, kehendak
dengan menggunakan lambang-lambang berupa bunyi-bunyi bahasa yang diucapkan.
Langganan:
Postingan (Atom)







